Headlines News :

Info Donatur

Terima Kasih Untuk Para Donatur : Maha Raja Effendy / Ariyanto / Ghofur / Irfan / Ratna Intan / Amalia Fitriani-IECS Terima Kasih Untuk Donatur : Prody MANAJEMEN FE - UMB YOGYAKARTA Untuk Jadi Donatur Silakan Hubungi: Ariyanto

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas. Tampilkan semua postingan

Sopas Camp 1

Written By Ryan Ariyanto on Minggu, 25 November 2012 | 19.00

Nglanggeran 24,25 November 2012. 
Sekolah Pasar (sopas) adalah gerakan mengajar pedagang pasar. Kanali sopas lebih dekat dengan kunjungi situs resminya di www.sekolahpasar.com atau www.sekolahpasar.org.


Saat ini Sekolah Pasar telah beroperasi di tiga pasar yaitu Pasar Kranggan Yogyakarta, Pasar Grabag Purworejo, Jawatengah dan Sekolah Cokro Kembang, Klaten , Jawa Tengah.

Sopas Camp 1 merupakan serangkaian dari open recruitmen relawan sekolah pasar. Setelah menjalani kegiatan Sopas Camp 1 barulah para calon relawan resmi menjadi relawan Sekolah Pasar.



Puncak Gunung Wayang atau lebih di kenal Gunung Nglanggeran menjadi lokasi tujuan pelantikan calon relawan sekolah pasar.

Pendakian menuju puncak melalui jalur merah, merupakan jalur yang paling ekstrim di antara jalur yang lainnya, hal ini di artikan sebagai perjuangan menuju kesuksesan. Begitu harapan bagi para calon anggota relawan, agar nanti dapat melihat sekolah pasar lebih dalam dan mampu menangani kesulitan-kesulitan yang di hadapi.





Lelah yang menghantui, menjadi moment semakin eratnya hubungan personal menjadi semakin erat dalam kelompok. Setiap sampai pada pos-pos pendakian selalu di gunakan untuk mengisi kembali tenaga, dengan canda tawa yang semakin mengakrabkan satu dengan yang lainnya.

Karena memang Sekolah Pasar yang bermarkas di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan - UGM terdiri dari mahasiswa dari berbagai universitas, Seperti UTY, UII, UIN, UMBY, UGM, dan universitas-universitas lainnya.




Saat mencapai puncak adalah saat yang di nanti-nantikan, kelelahan terbayarkan sudah, perjuangan mendapatkan ganjarannya. Begitulah gambaran nanti saat sudah bergabung dalam tim relawan Sekolah Pasar.

Di Puncak Gunung barulah di laksanakan kegiatan pelantikan calon relawan sekolah pasar, di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembacaan Teks Panca Sila, Pembacaan UU Pasal 33, Menyanyikan Himne "Sekolah Pasar" , Menyanyikan lagu Darah Juang, dan di akhiri dengan pelantikan, semua anggota dan calon relawan sekolah pasar bergantian mencium bendera merahputih di iringi lagu Bagimu Negeri.

Salam PASAR RAKYAT - RAKYAT BERDAULAT

Komunitas Akar

Written By Ryan Ariyanto on Minggu, 18 November 2012 | 08.22

Mapemdanews. 18 November 2012.
Kerajinan Tangan dari Akar - Komunitas Akar Tb-Mapemda
Kreatifitas anak bisa datang kapan saja, dari mana saja, dan beragam bentuknya. Seperti yang terjadi di Taman Baca Mapemda (TB-Mapemda). Anak-anak didik TB-Mapemda yang lebih akrab di sebut sebagai sahabat perubahan hari ini 18 November 2012 lebih tepatnya jam 12:30 WIB secara tidak resmi mendeklarasikan sebuah komunitas yang mungkin biasa-biasa saja namun cukup unik untuk anak-anak kelas 5 SD. Komunitas Akar namanya, yaitu sebuah komunitas yang mengangkat tema kreatifitas kerajinan tangan dengan memanfaatkan akar-akar pohon terutama pohon kopi untuk di jadikan sebuah barang yang memiliki nilai seni serta menjadikannya memiliki nilai jual.

Sebenarnya kegiatan membuat kerajinan tangan sudah satu bulan yang lalu di mulai, dari kerajinan bunga atau pohon dari akar dan pigura foto dari kardus, namun baru hari ini di mantapkan oleh mereka untuk di tekuni lebih jauh. "Saat saya sedang di Jogja saya sering mendapat SMS dari pengurus harian tentang kegiatan membuat kerajinan akar dari sahabat perubahan di Tb-Mapemda" ujar Ariyanto selaku ketua umum dan pendiri Tb-Mapemda. Sahabat perubahan sering kali terkendala masalah pembelian bahan pendukung, seperti cat warna, asesoris bunga dan daun untuk memperindah karya mereka. Tambahnya. Hal ini di benarkan oleh Haniyah selaku ketua komunitas akar.

Sementara Gofur anggota baru MAPEMDA yang baru satu bulan ini mengikuti serangkaian kegiatan MAPEMDA dan TB-Mapemda mengatakan "Karya sahabat perubahan kemungkinan akan di pasarkan jika tiba saatnya nanti". Dengan adanya komunitas kecil ini, secara tidak langsung telah tumbuh bibit-bibit wirausaha di jiwa mereka, imbuhnya. Karena memang salah satu tujuan TB-Mapemda adalah memupuk kreatifitas dan hobi yang akan di jadikan profesi bagi sahabat perubahan nantinya.

Donatur

 
Support : Maharaja Effendy | Indonesian Entrepreneur Coffee Shop
Copyright © 2012. Taman Baca Mapemda - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger